PEMIRA POLTEKBA 2022 : KURANGNYA KEPERCAYAAN MAHASISWA TERHADAP PASANGAN CALON
Seputar Kampus
PEMIRA POLTEKBA 2022 : KURANGNYA KEPERCAYAAN MAHASISWA TERHADAP PASANGAN CALON
Akhirnya Pemilihan Umum Raya Politeknik Negeri Balikpapan diselenggarakan pada hari Senin (05/12) di Gedung Terpadu Lantai 4 POLTEKBA.Pemungutan suara dimulai dari pukul 09.00 WITA sampai dengan 17.00 WITA, lalu agenda berlanjut ke perhitungan suara yang dimulai sekitar pukul 19.45 WITA sampai dengan sekitar pukul 22.30 WITA.
Berikut adalah hasil data perolehan suara PEMIRA 2022 POLTEKBA :
1. Pasangan Calon 1 Kabinet Duta Naraya = 252 suara
2. Kotak Kosong = 333 suara
3. Suara tidak sah = 25 suara
Total mahasiswa yang mencoblos ialah 610 mahasiswa, sementara mahasiswa yang tidak mencoblos/golongan putih ialah 850 mahasiswa.
Perhitungan suara telah rampung dan kotak kosong yang keluar menjadi pemenang, kemudian Ratih Woro Pertiwi selaku ketua panitia Komisi Pemilihan Umum POLTEKBA 2022 membacakan berita acara mengenai tindak lanjut atas kemenangan kotak kosong.
Berdasarkan Pasal 35 dalam "Perubahan Petunjuk Teknis 2022" yang mengatur mengenai mekanisme kotak kosong, tindak lanjut KPU POLTEKBA tertera pada pasal 35 ayat 3 yang berbunyi "Apabila kotak kosong menang melawan Peserta Pemilu Raya, maka KPU berhak melakukan pemungutan suara ulang", lalu untuk hari dilaksanakannya pemungutan suara ulang telah diatur dalam pasal 35 ayat 4 yang berbunyi "Pemungutan suara ulang dilakukan selambat-lambatnya 3x24 jam setelah pemungutan suara pertama".
Merupakan dinamika bagi pasangan calon menurut Presiden Mahasiswa POLTEKBA 2021/2022 Fachrezal Reyhan, ia beranggapan sedikit lebih mudah ketika pasangan calon lebih dari satu dan lebih sulit ketika melawan kotak kosong karena menurutnya sulit untuk menerka apa yang diinginkan oleh mahasiswa POLTEKBA
"Karena kita gada pembanding gitu nah, kalau kita ngeliat dari track record pun sebenarnya kotak kosong tidak menjalankan mekanisme PEMIRA seperti kampanye" ujar Reyhan.
Formatur MPM KM-POLTEKBA 2022/2023 Bagus Eka Maudilyanto berpandangan hasil dari PEMIRA malam tersebut merupakan hasil dari Uji Publik pada hari Kamis lalu (01/12) yang menjadi jendela bagi para mahasiswa POLTEKBA dalam melihat seberapa pantaskah satu-satunya pasangan calon ini untuk dipilih.
"Mengingat Uji Publik kemarin banyak sekali pertanyaan-pertanyaan dan saya rasa ketidakpuasan terhadap jawaban yang diberikan paslon kepada audiens yang menjadi salah satu penyebabnya" titah Bagus
Fajar Khoiruddin dan Putri Sisi selaku Pasangan Calon Kabinet Duta Naraya merasa kecewa terhadap hasil pemungutan suara pertama namun sekaligus juga mendapat banyak pelajaran.
"Banyak pelajaran yang dapat diambil bahwa bagaimana kita bisa (lebih) melakukan pendekatan dan meyakinkan kepada orang lain" ujar mereka
Sebelum melaksanakan Pemungutan Suara ulang, KPU akan menyelenggaralan Uji Publik kembali pada hari Rabu (07/12).
Melihat kesempatan kedua tersebut, Pasangan Calon Kabinet Duta Naraya akan berupaya semaksimal mungkin dalam memanajemen tim sukses mereka dalam memperoleh suara dari setiap jurusan, dan angkatan.
Reyhan berpesan kepada pasangan calon untuk mempersiapkan lebih matang lagi dalam menghadapi Uji Publik kedua.
"Apapun hasilnya itu sudah jalan yang terbaik" pesan Reyhan
Bagus juga berpesan kepada pasangan calon untuk dapat lebih mengupayakan kinerja dalam mengambil hati mahasiswa POLTEKBA pada saat Uji Publik tahap kedua mendatang.
"Pertanyaan-pertanyaan nantinya benar-benar datang dari ketidaktahuan audiens mengenai mau dibawa kemana sih BEM KM-POLTEKBA ini ketika mereka terpilih" ujar Bagus
"Saya rasa pasangan calon ini harus betul-betul memperhatikan audiens, bisa mengambil hati mereka, dan bisa memberikan jawaban-jawaban yang bukan hanya sebagai bentuk formalitas tapi bener-bener datang dari hati mereka, karena harapan mahasiswa POLTEKBA terhadap BEM KM-POLTEKBA begitu tinggi" lanjutnya.
Penulis Redaksi : Azzan Farizi
Fotografer : Dylan Rivansa
Editor : Savira Aisah Salwa

Komentar
Posting Komentar