BANYAKNYA MAHASISWA YANG GOLPUT, RATIH : ADANYA KOTAK KOSONG BUKAN BERARTI SUARA MAHASISWA TIDAK BERNILAI
Seputar Kampus
BANYAKNYA MAHASISWA YANG GOLPUT, RATIH : ADANYA KOTAK KOSONG BUKAN BERARTI SUARA MAHASISWA TIDAK BERNILAI
Setelah terlaksananya Pemungutan Suara pada hari Senin (05/12) menghasilkan jumlah mahasiswa yang golongan putih (850 suara) lebih banyak daripada mahasiswa yang melakukan pencoblosan (610 suara) dengan selisih 240 suara.
Ratih Woro Pertiwi selaku Ketua Panitia KPU POLTEKBA 2022/2023, berasumsi bahwa banyaknya mahasiswa POLTEKBA yang golongan putih dikarenakan kurangnya pemahaman mahasiswa POLTEKBA terhadap petunjuk teknis mengenai kotak kosong.
Ratih mengatakan upaya kedepannya yang akan dilakukan oleh KPU POLTEKBA ialah lebih mengenalkan kembali pasangan calon dan juga mengenalkan pengertian dari kotak kosong.
"Intinya kami akan mengenalkan pilihan yang dapat dipilih oleh mahasiswa, agar mereka tidak memilih untuk golput, yang mana disini mereka memiliki hak untuk bersuara, mereka berhak menyuarakan apa yang mereka pilih" titah Ratih.
"Dan juga kami akan mengadakan Uji Publik kembali agar mahasiswa lebih mengenali paslon yang ada, serta disamping Uji Publik tersebut kami juga akan kembali mengenalkan kotak kosong itu apa melalui instagram story @kpupoltekba, memberikan pemahaman-pemahaman kepada mahasiswa bahwa mereka punya hak suara yang bernilai" tutupnya.
Penulis Redaksi : Azzan Farizi
Fotografer : Dylan Rivansa
Editor : Savira Aisah Salwa

Komentar
Posting Komentar