HARI PERTAMA DIES NATALIS POLTEKBA 21 TERSELENGGARAKAN DENGAN MENAMPILKAN LOMBA SOLO SONG DAN BERBAGAI TENAN MAKANAN, KURSI YANG KURANG MENYEBABKAN BEBERAPA PENONTON DUDUK LESEHAN DAN POLEMIK ACARA YANG BERTABRAKAN DENGAN PERKULIAHAN SEMETER GANJIL 2023


 Seputar Kampus


HARI PERTAMA DIES NATALIS POLTEKBA 21 TERSELENGGARAKAN DENGAN MENAMPILKAN LOMBA SOLO SONG DAN BERBAGAI TENAN MAKANAN, KURSI YANG KURANG MENYEBABKAN BEBERAPA PENONTON DUDUK LESEHAN DAN POLEMIK ACARA YANG BERTABRAKAN DENGAN PERKULIAHAN SEMETER GANJIL 2023


Politeknik Negeri Balikpapan akan berulang tahun yang ke 21 pada hari Kamis  (14/09) nanti, untuk itu berbagai perlombaan acara dalam Minggu ini diselenggarakan untuk memeriahkan hari ulang tahun POLTEKBA, termasuk pada hari pertama (11/06) dari rangkaian acara Dies Natalis POLTEKBA ke 21 dimana pada hari tersebut menampilkan perlombaan solo song sepanjang harinya.


Perlombaan ini diselenggarakan di Gedung Workshop Terpadu dan dibuka untuk mahasiswa/i dan siswa/i se-Balikpapan, Wahyu Yusuf Rio selaku salah seorang juri pada perlombaan ini tidak menyangka seorang siswi mampu menyaingi teknik bernyanyi sekelas mahasiswa.


“Saya lumayan surprise hari ini tadi terutama temen-temen yang dari SMA/SMK itu punya suara yang bagus, teknik yang baik, masih bisa lumayan bersaing lah dengan temen-temen yang kalau dibilang sekelas mahasiswa, jadi kalau dinilai ya cukup menarik, cukup tricky, kita bisa liat mereka sama-sama punya teknik yang bagus, walaupun yaa ada beberapa temen-temen yang mungkin jam terbangnya masih kurang” ujar Rio.


Menurut Rio, seharusnya pada perlombaan Solo Song ini terdapat monitor yang menampilkan lirik dari lagu yang dibawakan oleh peserta agar dapat sedikit membantu peserta apabila saat penampilan berlangsung, seorang peserta tidak lupa dengan lirik dari lagu yang dibawakannya.


“Penyanyi profesionalpun kadang butuh (melihat) lirik kalau dia lupa, jadi paling tidak mungkin didepan ada monitor atau proyektor besar itu lumayan membantu, bukan berarti mereka harus membaca, ya kan kalau penyanyi itu ngeliat terus gabisa, seorang Ariel Noah pun masih butuh layar  yang jam terbangnya tinggi apalagi teman-teman (peserta) yang masih kurang” terang Rio.


Dalam acara hari pertama dalam rangkaian acara Dies Natalis POLTEKBA ke 21 ini, Rio belum melihat adanya kemeriahan yang terjadi, ia mengingat pada Dies Natalis tahun lalu pun kemeriahan ada pada hari kedua dalam rangkaian acara Dies Natalis, ia juga menerangkan akan beberapa dosen yang kebingungan dengan penyelenggaran rangkaian acara Dies Natalis POLTEKBA tahun ini bertabrakan dengan awal perkuliahan semester 3, lalu ia kembali menerangkan kekurangan pada Dies Natalis tahun ini yaitu terdapat kegiatan donor darah namun tempat dari kegiatan tersebut tidak berada pada ruangan yang sama dengan acara Dies Natalis, tepatnya kegiatan donor darah diadakan di Gedung Terpadu lantai 4”.


Muhammad Hafidz Darmawan, seorang mahasiswa Jurusan Akuntasi Program Studi Perbankan dan Keuangan Digital memandang bahwa hari pertama acara Dies Natalis POLTEKBA ke 21 ini kurang meriah lalu juga ia menghimbau untuk teman-teman panitia Dies Natalis POLTEKBA tahun ini agar lebih menempatkan banyak kursi.


“Soalnya temen-temen saya banyak yang duduk di bawah (lesehan), acaranya bagus juga sih, ada banyak makanan dan minuman” ujar Hafidz


Candra Irawan S.T., M.Si selaku Wakil Direktur 3 POLTEKBA berpandangan acara tahun ini lebih meriah karena terdapat kebijakan pada surat edaran yang dibagikan sebelum acara dilaksankan, dimana kegiatan perkuliahan pada awal semester ganjil 2023 ini bersifat tentatif yaitu dapat dilaksanakan di kelas maupun di tempat acara Dies Natalis POLTEKBA berlangsung.


“Terbukti dengan pak Candra saja, saya sebenarnya ada mata kuliah jam 9.25 ini tapi saya arahkan ke (acara) Dies Natalis, inikan ulang tahun POLTEKBA nih, jadi ulang tahun bersama, ya mahasiswa ya dosennya gitu ya, jadi bagaimana cara kita bisa memeriahkan HUT POLTEKBA untuk mahasiswa, untuk dosennya dan untuk civitas akademik” ujar Candra


Lomba Solo Song ini menjadi wadah untuk Birokrat Bagian Kemahasiswaan dalam mencari mahasiswa/i yang nantinya akan diikutkan mengikuti perlombaan bergengsi Pekan Olaharga Seni dan Budaya (PORSENI) yang mana lomba ini merupakan lomba kancah Nasional untuk kampus Politeknik, Candra juga mengatakan untuk peserta dari SMA/SMK yang menang dalam lomba Solo Song ini, mereka akan mendapatkan sertifikat dan bisa digunakan saat mendaftar di POLTEKBA melalui jalur prestasi tanpa mengikuti tes.


Candra menghimbau agar dosen yang melaksanakan perkuliahan dapat mengarahkan teman-teman mahasiswa/i untuk ikut memeriahkan acara Dies Natalis POLTEKBA ke 21 ini, mengingat adanya surat edaran yang dibagikan dari Direktur dan Wakil Direktur 1.


“Kalau bisa, di tempat ini (acara Dies Natalis) kita bisa melaksanakan kegiatan perkuliahan sambil ngopi, tapi itu kita kembalikan ke dosen masing-masing, kalau dosen tidak berkenan juga monggo, tapi inikan ulang tahun bersama, kalau bisa kita sama-sama gitu, saya aja ga di meja saya, saya aja di workshop kok (Gedung Workshop Terpadu), jadi bagaimana kita punya loyalitas, punya kebersamaan” tutup Candra.


Berdasarkan kebijakan yang ditetapkan mengenai acara Dies Natalis ini, Hilmansyah S.T., M.T selaku Wakil Direktur 1 menghimbau para dosen tidak melaksanakan perkuliahan secara penuh dalam minggu ini, namun hanya cukup dengan menyampaikan kontrak pembelajaran dan absensi saja setelah itu mahasiswa/i dapat diarahkan ke acara Dies Natalis POLTEKBA ke 21.


“Dari kebijakan tersebut, silahkan bapak/ibu dosen memberikan ruang perkenalan atau materi, namun tetep tidak full, selebihnya bisa diarahkan ke GWT, jadi semua mahasiswa juga ikut merasakan bagaimana hari ulang tahun POLTEKBA, minggu depannya baru kita mulai full (perkuliahan) lagi” jelas Hilmansyah


Penulis : Azzan Farizi

Editor : Rangga Putra Pratama Hamdana

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Menilik Kinerja BEM KM Poltekba di Setengah Periode Antara Janji, Fungsi, dan Realisasi.